Berawal dari facebook baruku
Kau datang dengan cara tiba-tiba
Bekas kekasih yang lama hilang
Satu dari kekasih yang terbaik
Mungkin waktu yang ku persalahkan
Mungkin saja keadaan yang salah
Terpikir hati untuk mendua
Tapi nurani tak bisa mendua
*
Ku hanya bisa membagi kisah-kisah lama
Ku hanya bisa membagi cerita nostalgia
**
Cuma itu yang ku berikan
Cuma itu yang ku bisa persembahkan
Karna aku ada yang punya
Tapi separuh hati ini untukmu
Ku bisa saja putuskan dia
Ku bisa menutup semua cintaku
Tapi apakah kau pun setuju
Menyakiti seorang manusia
Back to * **
Ku hanya bisa membagi kisah-kisah lama
Back to **
Berawal dari facebook baruku
Kau datang dengan cara tiba-tiba hmmm
Senin, 02 November 2009
My Facebook - Gigi
Label: Lirik
Diposting oleh alice di 18.41 0 komentar
Sabtu, 23 Mei 2009
Benarkah Facebook Haram???

Setujukah anda dengan fatwa MUI kalau Facebook haram?? Emang dimana letak haramnya ya?? Bukannya facebook memberikan banyak manfaat.
Sebagai contoh, pemanfaatan Facebook dalam rangka berkomunikasi guna menggali atau tukar ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat, hal itu tidak bisa dibilang haram. Facebook juga bisa menyambung tali silahturahmi, Misalnya saja banyak orang yang bertemu kembali dengan teman-teman lamanya saat masih SD, SMP dulu.
Haram atau tidaknya facebook kan tergantung penggunaan dan tujuan kita ya???
Kok MUI baru sekarang mengeluarkan fatwa tersebut kenapa tidak dari kemaren – kemaren sebelum facebook membooming yak???
Label: Santai
Diposting oleh alice di 22.10 2 komentar
Selasa, 17 Maret 2009
Darinya...
Meraba Dalamnya Relung Hati
mencoba meraba dalamnya relung hati
ada getar makna bergejolak disini
mengalirkan embun embun pagi
menaburkan selaksa pesona sukma
apakah makna hati....
bagi sesosok haus hasrat akan tebaran sentuhan aura
manyentuh jelaga jiwa
merangkaikan peluh peluh raga...
aku merasa, sebuah sentuhan cinta..
cinta laksana udara surga bagi dunia
dia bagai nyala yang berkobar dari dalam rasa
banyak hal menakjubkan disana
tak terbayangkan....
bila dunia tercipta tanpa sentuhan cinta
bukit bukit tampak sakit
bunga bunga seperti merana dibuatnya
aku percaya akan kebebasannya
kekuatan untuk mencintai
adalah anugerah dan cahaya
untuk mengungkapkan rahasia hati pada jiwa
atas nama cinta yang menerawang di temaram senja
kupersembahkan untuk dunia
dan terutama akan sentuhan seorang dara
yang selalu menjaga kesetiannya
demi cintanya....
Diposting oleh alice di 23.14 0 komentar
Rindu
Sayangku, sang bulan penggila hatiku,
bidadari pembuat kelenger perasaanku,
dewi malam perindu dengus napasku.
Saat kutapaki jalan itu
Seakan kusadari ada dirimu
Berjalan disampingku, Bisu ...
Saat kutatap langit biru
Kubayangkan angan dan mimpiku
Untuk selalu bertemu denganmu
Saat kudengar sebuah lagu
Kuinginkan nada dan irama musikmu
Kau dendangkan hanya untukku
Saat kumasuki tidur malamku
Kumimpikan kau dan aku menyatu
Lalu ingin kukatakan ;
" Kasih ... Aku Rindu ... "
Diposting oleh alice di 23.13 0 komentar
Senin, 16 Maret 2009
Akhwat Sejati
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari wajahnya yang manis dan menawan, tetapi dari kasih sayangnya pada karib kerabat dan orang disekitarnya. Pantang baginya mengumbar aurat, dan memamerkannya kepada siapapun, kecuali pada mahramnya. Dia senantiasa menguatkan iltizam dan azzam-nya dalam ber-ghadul bashar dan menjaga kemuliaan diri, keluarga serta agamanya.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lembut dan mempesona, tetapi dari lembut dan tegasnya tutur dalam mengatakan kebenaran. Dia yang senantiasa menjaga lisan dari ghibah dan namimah. Pantang baginya membuka aib saudaranya. Dia yang memahami dan merasakan betul bahwa Allah swt senantiasa mengawasi segala tindak-tanduknya.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari liuk gemulainya kala ia berjalan, tetapi dari sikap bijaknya memahami keadaan dan persoalan-persoalan. Dia yang senantiasa bersikap tulus dalam membina persahabatan dengan siapapun, dimanapun dirinya berada. Tak ada perbendaharaan kata “cemburu buta” dalam kamus kehidupannya. Dia senantiasa merasa cukup dengan apa yang Allah swt anugerahkan untuknya, juga atas nafkah yang diberikan sang suami kepadanya. Tak pernah menuntut apa-apa yang tidak ada kemampuan pada sang qowwam di tengah keluarga. Sabar adalah aura yang terpancar dari wajahnya. Sifat tawadhu’ adalah pakaian yang senantiasa dia pakai sepanjang perguliran zaman.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia menghormati dan menyayangi orang-orang ditempat kerja (wajihah dakwah), tetapi dari tatacaranya menghormati dan menyayangi siapapun dan dimanapun tanpa memandang status yang disandangnya. Dia yang dilihat menyejukkan mata dan meredupkan api amarah. Baitii jannatii selalu berusaha ia ciptakan dalam alur kehidupan rumah tangga. Totalitas dalam menyokong dakwah suami dan berdarmabakti mengurus generasi penerus yang berjiwa Rabbani
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari banyaknya ikhwan yang memuji dan menaruh hati padanya, tetapi dilihat dari kesungguhannya dalam berbakti dan mencintai Allah dan Rasulullah. Dia yang selalu menghindari sesuatu yang syubhat terlebih hal-hal yang diharamkan-Nya.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari pandainya dia merayu dan banyaknya airmata yang menitik, tetapi dari ketabahannya menghadapi liku-liku kehidupan. Pancaran kasih sayang melesat tajam dari tiap nada bicara yang keluar dari bibirnya. Dia yang memiliki perasaan yang tajam untuk selalu berbuat ihsan kala ditempat umum maupun kala sendiri.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari merdunya suara kala bertilawah Qur’an dan banyaknya hadits yang ia hafal, tetapi dari keteguhan dan konsistennya mengamalkan kandungan keduanya. Dia selalu berusaha mengajarkan pada yang belum memahaminya. Al-Qur’an dan As-Sunnah dijadikannya sebagai suluh penerang serta pijakan dalam menelusuri lorong-lorong gelap kehidupan.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari tingginya gelar yang disandangnya serta luasnya wawasan ataupun lincahnya ia bergerak, tetapi tingginya ghirah untuk menuntut ilmu dan mengamalkan syariat secara murni dan berkesinambungan. Ilmu yang bermanfaat adalah tongkat yang ia pegang.
Menjadi akhwat sejati,
niscaya akan membuat iri dan cemburu para bidadari,
menjadi dambaan bagi mereka para insan berjiwa Rabbani,
menjadi dambaan bagi mereka para pemilik ruh dakwah dan jihadiyah,
serta para hamba Allah yang tidak tertipu oleh gemerlapnya dunia yang semu…….
Menjadi Akhwat sejati,
Seperti yang dicontohkan oleh khadijah, Aisyah, Hafsah, Maimunah, Shafiyah, Fathimah Az Zahra, dan para shahabiyah radiyallohu’anha ajma’in.
Copy paste: www.ukimedia.wordpress.com
Label: Santai, sekilas info
Diposting oleh alice di 22.46 0 komentar
Kamis, 26 Februari 2009
Baru Ku Mengerti
Wah pumpung da waktu ne…ngeblog dulu ah…
Sedikit mau cerita tentang diri sendiri ne…
Ternyata baru ku sadari setelah membaca blognya mas *****. MassyaAllah,betapa berdosanya aku karena telah mengagumi dan menjadikan sesama ciptaanNYA sebagai motivasiku..
Kenapa baru ku sadari sekarang, setelah banyak kekecewaan yang kudapat, memang benar kata mas *****, menjadikan seorang anak manusia sebagai motivasi justru akan mendapat banyak kekecewaan dan menjadikan kita semakin rapuh setelah orang yang menjadi motivasi kita telah dimiliki orang lain atau telah dipanggil yang menciptakanNYA. Mas ***** thanks a lot udah bukain mata hatiku, hehhehehe
Seberapa besarkah dosaku??? Ampuni aku ya Robbi…
Ternyata mengagumi sesama ciptaanNYA itu dilarang, lalu bagaimana dengan pemuda – pemudi yang menjalin hubungan lebih dr teman atau lebih sering disebut pacaran?? Kalau pacaran hanya untuk mengenal Karakter Pribadi masing – masing tanpa mengagumi satu sama lain. Bisa ga?? Ada gak ya? :-D
Bagaimana pula dengan pasangan suami istri yang hubungannya sudah di Ridhoi, apa juga di larang untuk mengagumi?
Ya Allah, Ya Robbi…ampuni dosa untuk setiap tetes air mata yang menetes karena menangisi Ciptaan-MU..,Yah mungkin ini kesalahan besar untukku…telah menjadikan dia sebagai motivasiku…yang kini malah menjadi dilemma buatku sendiri…
Buat ke depannya semoga aku menjadi lebih baik dr sekarang.
Untuk mas *** maaf jika selama ini kekagumanku malah membuat kamu merasa terganggu, buat mas ***** once again thanks banyak buat postingan blognya, gara – gara baca blog mas ***** aku jadi ngerti kesalahanku…
Lalu apa arti cinta menurut islam?
CINTA: antara Hati dan Pikiran
Oleh: Burhani Anshari*
Cinta dan perasaan adalah lautan yang sangat luas sekali, oleh karena itu orang dapat memahaminya dari sudut manapun ia suka, begitu juga dengan pacaran, karena pacaran menurut pekembangan dewasa ini juga bagian dari cinta, tapi islam punya karakter tersendiri dalam memahaminya, kalau cinta yang kita pahami adalah seperti yang digariskan oleh syariat, maka itu tidak dilarang. lantas bagaiamana perbedaan cinta kepada Allah, kepada Rasul dan kepada manusia?. berikut tahapan pemahaman cinta menurut islam:
1. Cinta pada allah memang harus dibedakan, cinta kepada Allah adalah pengorbanan, pengobanan akan terjadi jika ada kesatuan antara hati dan pikiran, cinta kepada rasul adalah mengikuti sunnahnya, sedang inti dari mengikuti adalah kepercayaan, cinta sesama manusia adalah saling menyayangi dan saling mengasihi, sedang inti dari rasa saling adalah kesamaan.
manusia diberi hati oleh Allah, hati itu adalah hak Allah, Allah akan merasa cemburu dan marah jika dihati manusia itu ada yang lain, itulah yang disebut Allah dengan syirik kepadaNya, dosa yang tentu tidak ada ampunan dari Allah.
tapi Allah juga memberi manusia pikiran, pikiran itu dianugrahkan kepada manusia, oleh karena itu sabda Rasul: "tidak sempurna iman seorang muslim kalau dia belum mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri". cinta disini adalah rasa saling menyayangi dan saling mengasihi tersebut tentunya. Jadi cinta kepada makhluq adalah memikirkannya dan atau merasakannya.
2. Punya Cita-cita suci yang ditunggu oleh setiap orang tua, boleh? mengapa tidak? malahan islam menganjurkan untuk menikah dengan terlebih dahulu berta'aruf (berkenalan), kadang kita berfikir masih terlalu dini untuk memikirkannya, tapi Allah berfirman: " hendaklah manusia itu memikirkan apa yang akan terjadi padanya besok" (faltandhur ma qaddamat lighad), besok bukan hanya hari sesudah hari ini, bulan depan, tahun depan, dan sepuluh tahun yang akan datang juga besok kan?.
Mengutip tulisan menurut seorang mufti besar Islam kontemporer Yusuf Qardhawi, dalam al fatawa jilid satu hal 625 edisi indonesia:
ia mengatakan: "sesungguhnya cinta mempunyai permulaan yang dapat dikuasai oleh yang mukallaf. Memandang, bercakap-cakap, menyampaikan salam, saling berkunjung, berkirim-kiriman surat dan bertemu, semuanya merupakan hal-hal yang berada dalam kemampuan seseorang untuk melakukan atau meninggalkannya, semua itu merupakan muaqaddimah atau permulaan rasa cinta".
3. Menjaga batasan syari'at. kalau ta'aruf dibiarkan begitu saja, tanpa terpisahnya antara hawa nafsunya dari kemauan buruknya, TANPA dan TIDAK dikendalikan oleh taqwa, maka ia akan mengalami pemerosotan aqidah, karena dalam hal cinta akan sangat mudah dipengaruhi oleh pikiran-pikiran setan yang tetap sedia menanti kesempatan lengah dari pelaku cinta ini, maka harus sangat hati-hati, karena kalau tidak maka ia akan makin berkubang dalam penyimpangannya dan tenggelam dalam urusannya, sehingga melupakan hak Allah sebagai pencipta cinta ini.
ketika nafsu sudah makin bertaut sedemikian hingga dengan perasaan dan sebagainya, maka akan sulit untuk meninggalkannya, dan apabila dia sudah berada dalam kondisi yang dia tidak sanggup lagi mengendalikannya, maka dia sendirilah yang membawa dirinya dalam posisi yang sulit, hingga tak mampu lagi untuk keluar dengan bersih lagi. adalah sangat wajar kalau mayoritas ulama mengharamkan cinta kepada yang tidak haq, karena begitu berat dan besarnya tanggung jawab yang dipikul, kesudahan yang mengerikan sekaligus menakutkan. sehingga bukan kebahagiaan yang kita akan dapatkan malahan penderitaan yang berkepanjangan.
namun tantangan zaman memang demikian beratnya, sehingga seorang muslim dituntut untuk lebih memperkuat ketahanan ruhiyah dan lebih memperkaya khazanah keilmuannya, serta pengetahuannya terhadap hakikat keislaman.
Begitu rasionalnya Islam mengatur, adalah untuk menjaga hak dan kewajiban masing-masing manusia, karena setiap manusia memiliki hak dan kewajiban yang sama, yang membedakan disisi Allah adalah kadar keimanan dan ketaqwaan manusia itu kepada Allah SWT. Maka apakah yang kita ragukan?
Copy paste from: http://id.wikipedia.org/wiki/Pembicaraan:Cinta
Wah pumpung da waktu ne…ngeblog dulu ah…
Sedikit mau cerita tentang diri sendiri ne…
Ternyata baru ku sadari setelah membaca blognya mas *****. MassyaAllah,betapa berdosanya aku karena telah mengagumi dan menjadikan sesama ciptaanNYA sebagai motivasiku..
Kenapa baru ku sadari sekarang, setelah banyak kekecewaan yang kudapat, memang benar kata mas *****, menjadikan seorang anak manusia sebagai motivasi justru akan mendapat banyak kekecewaan dan menjadikan kita semakin rapuh setelah orang yang menjadi motivasi kita telah dimiliki orang lain atau telah dipanggil yang menciptakanNYA. Mas ***** thanks a lot udah bukain mata hatiku, hehhehehe
Seberapa besarkah dosaku??? Ampuni aku ya Robbi…
Ternyata mengagumi sesama ciptaanNYA itu dilarang, lalu bagaimana dengan pemuda – pemudi yang menjalin hubungan lebih dr teman atau lebih sering disebut pacaran?? Kalau pacaran hanya untuk mengenal Karakter Pribadi masing – masing tanpa mengagumi satu sama lain. Bisa ga?? Ada gak ya? :-D
Bagaimana pula dengan pasangan suami istri yang hubungannya sudah di Ridhoi, apa juga di larang untuk mengagumi?
Ya Allah, Ya Robbi…ampuni dosa untuk setiap tetes air mata yang menetes karena menangisi Ciptaan-MU..,Yah mungkin ini kesalahan besar untukku…telah menjadikan dia sebagai motivasiku…yang kini malah menjadi dilemma buatku sendiri…
Buat ke depannya semoga aku menjadi lebih baik dr sekarang.
Untuk mas *** maaf jika selama ini kekagumanku malah membuat kamu merasa terganggu, buat mas ***** once again thanks banyak buat postingan blognya, gara – gara baca blog mas ***** aku jadi ngerti kesalahanku…
Lalu apa arti cinta menurut islam?
CINTA: antara Hati dan Pikiran
Oleh: Burhani Anshari*
Cinta dan perasaan adalah lautan yang sangat luas sekali, oleh karena itu orang dapat memahaminya dari sudut manapun ia suka, begitu juga dengan pacaran, karena pacaran menurut pekembangan dewasa ini juga bagian dari cinta, tapi islam punya karakter tersendiri dalam memahaminya, kalau cinta yang kita pahami adalah seperti yang digariskan oleh syariat, maka itu tidak dilarang. lantas bagaiamana perbedaan cinta kepada Allah, kepada Rasul dan kepada manusia?. berikut tahapan pemahaman cinta menurut islam:
1. Cinta pada allah memang harus dibedakan, cinta kepada Allah adalah pengorbanan, pengobanan akan terjadi jika ada kesatuan antara hati dan pikiran, cinta kepada rasul adalah mengikuti sunnahnya, sedang inti dari mengikuti adalah kepercayaan, cinta sesama manusia adalah saling menyayangi dan saling mengasihi, sedang inti dari rasa saling adalah kesamaan.
manusia diberi hati oleh Allah, hati itu adalah hak Allah, Allah akan merasa cemburu dan marah jika dihati manusia itu ada yang lain, itulah yang disebut Allah dengan syirik kepadaNya, dosa yang tentu tidak ada ampunan dari Allah.
tapi Allah juga memberi manusia pikiran, pikiran itu dianugrahkan kepada manusia, oleh karena itu sabda Rasul: "tidak sempurna iman seorang muslim kalau dia belum mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri". cinta disini adalah rasa saling menyayangi dan saling mengasihi tersebut tentunya. Jadi cinta kepada makhluq adalah memikirkannya dan atau merasakannya.
2. Punya Cita-cita suci yang ditunggu oleh setiap orang tua, boleh? mengapa tidak? malahan islam menganjurkan untuk menikah dengan terlebih dahulu berta'aruf (berkenalan), kadang kita berfikir masih terlalu dini untuk memikirkannya, tapi Allah berfirman: " hendaklah manusia itu memikirkan apa yang akan terjadi padanya besok" (faltandhur ma qaddamat lighad), besok bukan hanya hari sesudah hari ini, bulan depan, tahun depan, dan sepuluh tahun yang akan datang juga besok kan?.
Mengutip tulisan menurut seorang mufti besar Islam kontemporer Yusuf Qardhawi, dalam al fatawa jilid satu hal 625 edisi indonesia:
ia mengatakan: "sesungguhnya cinta mempunyai permulaan yang dapat dikuasai oleh yang mukallaf. Memandang, bercakap-cakap, menyampaikan salam, saling berkunjung, berkirim-kiriman surat dan bertemu, semuanya merupakan hal-hal yang berada dalam kemampuan seseorang untuk melakukan atau meninggalkannya, semua itu merupakan muaqaddimah atau permulaan rasa cinta".
3. Menjaga batasan syari'at. kalau ta'aruf dibiarkan begitu saja, tanpa terpisahnya antara hawa nafsunya dari kemauan buruknya, TANPA dan TIDAK dikendalikan oleh taqwa, maka ia akan mengalami pemerosotan aqidah, karena dalam hal cinta akan sangat mudah dipengaruhi oleh pikiran-pikiran setan yang tetap sedia menanti kesempatan lengah dari pelaku cinta ini, maka harus sangat hati-hati, karena kalau tidak maka ia akan makin berkubang dalam penyimpangannya dan tenggelam dalam urusannya, sehingga melupakan hak Allah sebagai pencipta cinta ini.
ketika nafsu sudah makin bertaut sedemikian hingga dengan perasaan dan sebagainya, maka akan sulit untuk meninggalkannya, dan apabila dia sudah berada dalam kondisi yang dia tidak sanggup lagi mengendalikannya, maka dia sendirilah yang membawa dirinya dalam posisi yang sulit, hingga tak mampu lagi untuk keluar dengan bersih lagi. adalah sangat wajar kalau mayoritas ulama mengharamkan cinta kepada yang tidak haq, karena begitu berat dan besarnya tanggung jawab yang dipikul, kesudahan yang mengerikan sekaligus menakutkan. sehingga bukan kebahagiaan yang kita akan dapatkan malahan penderitaan yang berkepanjangan.
namun tantangan zaman memang demikian beratnya, sehingga seorang muslim dituntut untuk lebih memperkuat ketahanan ruhiyah dan lebih memperkaya khazanah keilmuannya, serta pengetahuannya terhadap hakikat keislaman.
Begitu rasionalnya Islam mengatur, adalah untuk menjaga hak dan kewajiban masing-masing manusia, karena setiap manusia memiliki hak dan kewajiban yang sama, yang membedakan disisi Allah adalah kadar keimanan dan ketaqwaan manusia itu kepada Allah SWT. Maka apakah yang kita ragukan?
Copy paste from: http://id.wikipedia.org/wiki/Pembicaraan:Cinta
Label: Santai, sekilas info
Diposting oleh alice di 18.36 0 komentar
Kamis, 12 Februari 2009
Valentine itu apa ci?

Wah valentine udah deket ni, Sebenarnya makna Valentine tu apa ci? Kata orang – orang Valentine tu Hari Kasih Sayang. Tapi mengapa Valentine hanya tanggal 14 Februari aja. Bukankah kasih saying itu perlu setiap hari, tidak hanya setahun sekali tanggal 14 Februari, Lalu kenapa harus tanggal 14 Februari ya?
Biasanya Valentine identik dengan coklat, trus apa kasih sayang kita hanya di ukur dengan sebatang coklat??? Padahal menurut agama Islam Valentine harus di jahui. Teman – Teman baca dech sejarah Valentine di bawah ini, terus menurut teman – temen Valentine perlu gak ci dirayaain. Soalnya menurut aku pribadi Valentine itu ga perlu di rayain soalnya sangat bertentangan dengan Islam, Kebanyakan Valentine hanya di rayakan anak – anak muda saja, kalau gak percaya Tanya deh orang tua kalian, apa mereka dulu – dulu juga merayakan Valentine? Anehnya lagi anak – anak muda yang merayakannya tidak tau Sejarah Valentine, hanya sekedar tau kalau Valentine itu hari kasih saying. Wah…wah…kalo Valentino Rossi aku tahu, hehheheh, Valentine kan kebudayaan asing bro, ya mungkin muncul seiring perkembangan zaman kali yach..
Sejarah Valentine
Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.
Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.
Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.
Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :
' From Your Valentine '
Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.
Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.
Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.
Pada tanggal 14 Pebruari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas sebagai, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.
Valentine dan Barat
Pada abad ke 16 Masehi, perayaan Valentine yang semula merupakan ritual milik agama Kristen Katolik telah berangsur-angsur bergeser, yang semula untuk memperingati kematian santo Valentine dan Marius telah bergeser menjadi hari ?Jamuan Kasih Sayang? yang disebut sebagai ?Supercalis? seperti yang dirayakan oleh bangsa Romawi Kuno pada tiap tanggal 15 Pebruari.
Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis-Normandia terdapat kata ?Galentine? yang berasal dari kata Galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Pebruari digunakan untuk mencari pasangan. Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat.
Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas.
Banyak para muda-mudi yang mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tidak dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul, orang yang ikut-ikutan pesta valentine seakanakan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju, padahal dia tidak tahu apa-apa tentang sejarah Valentine dan Valentine itu sendiri, padahal Valentine sendiri bukanlah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi.
Tentu saja Barat adalah yang paling diuntungkan dengan hiruk-pikuk pesta Valentine, karena di dalam pesta valentine orang didukung untuk hura-hura, mencari cinta sesaat dan instan, seks bebas, galmour yang semuanya itu mengarah ke peradaban Barat.
Ketika Al-Islah mengadakan survey via telepon terhadap beberapa masyarakat kota, ada seorang koresponden yang pernah berada di luar negeri memberikan pandangannya bahwa Valentine telah menjadi media Barat untuk memasarkan produknya, merebaknya Valentine di kalangan muda-mudi, menjadikan mereka ramah dan permisif terhadap produk-produk Barat, antara lain fashion, kafe, hotel, film, seks pranikah, dan lain sebagainya.
Namun kalau kita mau jeli dan teliti, Valentine memang bisa menjadikan seseorang merasa tidak ketinggalan zaman, gaul, fashionable dan segudang simbol peradaban Barat lainnya, salah satu faktor besarnya daya jual produk-produk Barat adalah terbangunnya opini tersebut dikalangan muda-mudi, contoh, orang ingin mengganti Hp-nya dengan HP baru hanya dengan satu alasan saja yaitu ?model baru lebih trendy atau fashionable yang lama telah ketinggalan jaman dan memalukan? , opini semacam itulah yang ingin dibangun barat melaui acara-acara Valentine.
Label: Santai, sekilas info
Diposting oleh alice di 21.31 0 komentar
Kamis, 15 Januari 2009
Manfaat Buah Alpukat
Temen – Temen pasti udah pernah dengar kan kata Alpukat. Dalam kamus besar bahasa Indonesia disebut Avokad, buah yang sering kita jumpai. Buah berwarna hijau dari Amerika Tengah dan Meksiko ini ternyata banyak manfaatnya lho…!!. Tidak hanya untuk jus ataupin campuran es buah saja Jadi tidak heran kalau banyak orang menytukai buah ini, karena memang selain rasanya nikmat, buah ini juga kaya manfaat.
Teman – teman pasti juga udah tau kan kalau alpukat banyak mengandung banyak zat yang bermanfaat. Berikut ini beberapa zat ynag dikandung Alpukat yang berfungsi untuk tubuh kita:
* Vit E dan Vit A
Berfungsi untuk menghaluskan kulit, kombinasi Vit E dan Vit A juga dapat membuat kulit manjadi kenyal, menghilangkan kerut dan membuat kulit tampak lebih muda. Nah…buat teman – teman yang udah lansia, yuk perbanyak mengkonsumsi buah ini, biar tampak masih 17 th gitu..kckckkckckck
* Potasium (Kalium)
Berfungsi menurunkan tekanan darah, juga dapat mengurangi depresi dan dapat mencegah pengendapan cairan tubuh.
* Vit B6
Berguna Menurunkan Sindrom Pra-Haid yang umumnya diderita para wanita tiap bulan.
* Zat Besi dan Tembaga
Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah, sehingga dapat mencegah anemia.
* Asam Oleat
Merupakan antioksidan yang sangat kuat, yang dapat mencegah radikal bebas akibat polusi (udah tau kan kalau radikal bebas dapat menyebabkan berbagai keluhan penyakit).
* Lemak
Weitzz…jangan negatif thinking dulu. Karena ini lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol yang dapat mencegah stroke, jantung, kanker dan darah tinggi. Lemak ini juga mengandung anti bakteri dan anti jamur.
* Mineral Mangaan dan Seng
Berfungsi meredakan tekanan darah tinggi dan memantau detak jantung
Nah lho…ternyata banyak juga kan manfaatnya buah ini. Mulai sekarang yuk perbanyak mengkonsumsi buah ini.
Label: Santai, sekilas info
Diposting oleh alice di 21.05 0 komentar
Selasa, 13 Januari 2009
Lirik lagu Letto - Lubang Hati

Ku buka mata dan ku lihat dunia
‘tlah ku terima anugerah dunia
Tak pernah aku menyesali yang ku punya
Tapi ku sadari ada lubang dalam hati
Ku cari sesuatu yang mampu mengisi lubang ini
Ku menanti jawaban apa yang dikatakan hati
Apakah itu kamu apakah itu dia
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta apakah itu cita
Yang mampu melengkapi lubang dalam hati
Ku mengira hanya dialah obatnya
Tapi ku sadari bukan itu yang kucari
Ku teruskan perjalanan panjang yang begitu melelahkan
Dan ku yakin kau tak ingin aku berhenti
Apakah itu kamu apakah itu dia
Selama ini ku cari tanpa henti
Apakah itu cinta apakah itu cita
Yang ’kan mengisi lubang dalam hati
Label: Lirik
Diposting oleh alice di 17.36 0 komentar




