
Kabupaten Purworejo adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukota berada di kota Purworejo. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang di utara, Kabupaten Kulon Progo (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di timur), Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Kebumen di sebelah barat.
ngomongin tentang purworejo tentunya asing juga di telinga anda dengan dawet hitam (ireng) khas purworejo. Dawet Ireng adalah minuman sejenis dawet atau seperti cendol yang merupakan minuman asli dari daerah Butuh, Purworejo, Jawa Tengah. Butiran dari dawet ireng lain daripada yang lain karena berwarna hitam, warna hitam dawet ini diperoleh bukan dari pewarna kimia akan tetapi dari abu bakar jerami, abu bakar jerami kemudian dicampur dengan air sehingga menghasilkan air berwarna hitam, air inilah yang digunakan sebagai pewarna dawet.
Dawet ini memiliki keunikan yaitu penyajian dawet yang biasanya jumlah dawetnya jauh lebih banyak dibanding airnya (santan ditambah air gula), sehingga dijamin setelah minum dawet ireng, perut akan terasa kenyang. Hal unik lainya, biasanya santan diperas langsung dari bungkusan serabut kelapa, jadi benar-benar segar rasanya. Penjual dawet ireng yang asli ada di sebelah timur jembatan Butuh Purworejo, konon itu merupakan penjual dawet ireng yang pertama kali. tapi sekarang sudah banyak ditemukan di sepanjang jalan purworejo, harga rata - rata per mangkok cukup murah lho, cukup Rp.2000,-
untuk yang mau mencoba membuat, ini dia reserpnya :D :
BAHAN:
* 1 kg tepung sagu
* 1 genggam merang/batang padi
* 2,5 lt air
* 1 lt santan
* 1 – 1 1/2 sdt garam
* es batu secukupnya
SIRUP GULA JAWA:
* 500 gr gula jawa
* 250 gr gula pasir
* 500 ml air
* 2 daun pandan
CARA MEMBUAT:
1. Sirup gula jawa: rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut. Saring. Sisihkan
2. Santan: Campurkan santan dengan garam. Sisihkan.
3. Larutkan tepung sagu dengan 1.5 lt air hingga rata. Bila perlu saring dengan kain. Sisihkan.
4. Bakar merang hingga jadi abu, rendam dengan 1 lt air. Aduk hingga berwarna hitam. Saring dengan kain.
5. Rebus larutan merang hingga mendekati mendidih. Sebelum mendidih masukkan adonan sagu. Aduk-aduk hingga jadi seperti bubur. Aduk konstan hingga matang.
6. Siapkan baskom berisi air dingin, dan saringan/cetakan dawet. Panas-panas ambil bubur merang yang telah matang secukupnya. Taruh di cetakan, tekan dengan papan yang lebih kecil ukurannya dari diameter saringan. Biarkan bubur merang lolos lewat lubang-lubang kecil saringan tepat di air dingin. Lakukan hingga semua ‘tersaring’. Tiriskan.
7. Penyajian: Ambil gelas saji, beri dawet hitam, es batu, tuangi santan dan sirup gula jawa. selamat mencoba kawan!
Kamis, 17 Maret 2011
Dawet Hitam (ireng) khas Purworejo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar